Cairan sperma yang keluar dari vagina pasca berhubungan seksual, sebenarnya merupakan hal yang normal, dan tidak mempengaruhi kemungkinan Anda untuk hamil.
Keluarnya cairan sperma ini terjadi karena vagina memang tidak memiliki kemampuan untuk menyerap cairan tersebut dalam kurun waktu yang cepat, dan karena adanya tarikan dari gaya gravitasi. Jadi ini memang normal, dan dapat terjadi pada setiap orang. Apalagi jika kebetulan pada saat itu cairan yang dikeluarkan saat ejakulasi cukup banyak. Meski normal, bila Anda tetap ingin mengupayakan agar cairan spermanya tidak keluar, maka setelah suami Anda ejakulasi maka Anda harus berbaring, dan mengganjal pantat Anda dengan bantal agar posisinya lebih naik, lalu tidurlah dengan posisi tersebut. Tapi ini hanya jika Anda ingin meminimalisir cairan sperma yang keluar. Ini tidak harus dilakukan dan tidak juga memengaruhi kemungkinan hamil.
Kondisi ini tidak memengaruhi kemungkinan hamil karena meskipun kesannya banyak yang keluar, tetap tidak semuanya keluar. Permukaan dalam rongga vagina yang bergelombang dan tidak mulus memungkinkan cairan sperma untuk tertampung, dan lagipula, dari jutaan sel sperma yang dikeluarkan saat ejakulasi, hanya dibutuhkan satu sel untuk membuahi sel telur. Itu sebabnya meski seolah banyak cairan yang keluar, kehamilan tetap bisa saja terjadi. Sementara untuk posisi, kehamilan dapat terjadi dengan posisi apapun karena pada akhirnya, yang penting adalah ejakulasi dilakukan di dalam vagina. Sekian, semoga menjawab pertanyaan Anda.