Likopen, Anti Oksidan Pada Buah dan 4 Manfaatnya

likopen

Apakah likopen itu, dan apa manfaatnya terhadap kesehatan?

Konsumsi buah dan sayur setiap harinya akan memberi banyak manfaat bagi tubuh kita. Tidak hanya sebagai sumber serat larut dan tak larut, Buah dan sayur mayur juga menjadi sumber energi seperti karbohidrat, protein, lemak, dalam jumlah yang terbatas, serta sebagai sumber zat gizi mikronutrien seperti vitamin serta mineral yang berperan penting bagi tubuh. 

Baca juga mengenai vitamin B2 disini.

Ternyata, tidak hanya itu saja. Buah dan sayuran juga dapat menjadi sumber anti oksidan yang sangat bermanfaat untuk menangkal pengaruh radikal bebas pada tubuh kita. Salah satu anti oksidan yang terdapat pada buah – buahan adalah likopen (lycopene). Likopen merupakan anti oksidan yang memberi warna merah dan pink pada buah – buahan seperti tomat, semangka, pepaya, dan pink grapefruit.

Menurut webmd, lycopene merupakan senyawa kimia alami yang terdapat pada buah – buahan dan sayur mayur berwarna merah. Likopen termasuk kedalam golongan pigmen yang disebut karotenoid. lycopene bisa ditemukan di buah – buahan seperti tomat, semangka, jeruk merah, aprikot, pepaya, dan jambu. 

Kandungan Likopen

Satu takaran saji buah tomat segar mengandung sekitar 4 hingga 10 mg lycopene. Namun, pada olahan buah tomat seperti saus tomat, sekitar 240 ml nya akan mengandung likopen sejumlah 20 mg. Proses pengolahan buah tomat menjadi jus, saus tomat atau pasta tomat dengan menggunakan panas akan meningkatkan kandungan likopennya dan memudahkan tubuh untuk menggunakannya.

likopen

Kegunaan Likopen

Berikut beberapa kegunaan likopen diambil dari situs healthline.

Sebagai Antioksidan Kuat

Sebagai salah satu anti oksidan kuat dari golongan karotenoid, lycopene berfungsi untuk menangkal radikal bebas, sehingga membantu untuk mencegah terjadinya penyakit kronis seperi kanker, diabetes melitus, penyakit jantung dan kardiovaskular, serta penyakit Alzheimer.

Kanker

Jenis kanker yang diduga dapat dicegah dengan konsumsi lycopene antara lain kanker payudara, kanker prostat, kanker paru, serta kanker ginjal.

Kesehatan Jantung dan Kardiovaskular

lycopene diduga dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan kardiovaskular, terutama pada usia muda. lycopene dapat membantu mencegah kerusakan akibat radikal bebas, menurunkan kadar LDL dan kolesterol total, serta meningkatkan kadar HDL dalam darah. lycopene juga bermanfaat pada penderita sindrom metabolik.

Melindungi Kulit Dari Paparan Sinar Matahari

Sebuah studi mengungkapkan bahwa konsumsi harian lycopene sebesar 8 hingga 16 mg baik dari makanan ataupun suplemen dapat menurunkan intensitas kemerahan kulit akibat terpapar sinar matahari.

Sumber Dan Kandungan Likopen

Semua makanan alami dengan warna pink atau merah biasanya mengandung sejumlah lycopene. Tomat merupakan sumber lycopene terbanyak, dan semakin matang tomat, akan semakin banyak lycopene yang dikandungnya. 

Berikut adalah daftar makanan dan kandungan likopennya per 100 gram:

  • Tomat yang dikeringkan: 45.9 mg
  • Puree tomat: 21.8 mg
  • Jambu: 5.2 mg
  • Semangka: 4.5 mg
  • Tomat Segar: 3.0 mg
  • Tomat Kaleng: 2.7 mg
  • Pepaya: 1.8 mg
  • Buah Jeruk Bali: 1.1 mg
  • Paprika merah yang dimasak: 0.5 mg
likopen
Foods Highest in Lycopene. Healthy food with antioxidants and vitamins

Tidak ada dosis rekomendasi untuk lycopene, namun dari penelitian terbaru menunjukkan bahwa konsumsi antara 8 hingga 21 mg per hari dapat memberikan manfaat.

Related Articles

Responses

Your email address will not be published. Required fields are marked *